Gibran Temui Wakil Kanselir Jerman di KTT G20 Afrika Selatan 2024

Gibran Temui Wakil Kanselir Jerman di KTT G20 Afrika Selatan 2024

BahasBerita.com – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, baru-baru ini menggelar pertemuan penting dengan Wakil Kanselir Jerman, Lars Klingbeil, di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang berlangsung di Johannesburg, Afrika Selatan. Pertemuan bilateral tersebut menjadi titik strategis dalam diplomasi Indonesia-Jerman, khususnya dalam memperkuat kerja sama di bidang ekonomi, teknologi, dan ketahanan pangan dalam rangka menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.

Dalam diskusi yang berjalan hangat dan produktif tersebut, Gibran dan Klingbeil menyoroti berbagai aspek kerja sama yang telah terjalin antara kedua negara. Fokus utama adalah pengembangan sektor teknologi dan energi terbarukan, termasuk transisi menuju sumber energi yang ramah lingkungan guna mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Indonesia. Wakil Presiden Gibran secara khusus mengenalkan inisiatif digitalisasi transaksi ekonomi melalui penggunaan QRIS sebagai alat percepatan inklusi keuangan yang diharapkan dapat menjadi model kerja sama teknologi finansial antara Indonesia dan Jerman.

Selain itu, pembahasan kedua tokoh ini mengarah pada isu ketahanan pangan global yang menjadi bagian dari agenda KTT G20. Gibran menegaskan komitmen Indonesia dalam mendukung ketahanan pangan, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bertujuan meningkatkan akses pangan bergizi bagi masyarakat luas. Dalam konteks ini, Jerman menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya Indonesia mengelola isu pangan dan memperkuat rantai pasok nasional agar semakin resilien terhadap guncangan ekonomi maupun perubahan iklim.

Kehadiran Gibran di KTT G20 Afrika Selatan menandai peran aktif Indonesia dalam forum internasional yang membahas isu-isu global strategis. Sebagai wakil presiden termuda jauh dari negara berpenduduk besar, Gibran mendapat sorotan karena pendekatannya yang pragmatis dan inovatif dalam diplomasi. Dalam salah satu pidatonya di forum tersebut, ia menekankan pentingnya tata kelola global yang inklusif dan berkeadilan, termasuk kontribusi negara-negara berkembang dalam menghadirkan solusi atas tantangan kemanusiaan dan ekonomi dunia. Selain itu, hubungan Gibran dengan para pemimpin dunia seperti Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva, Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa, Perdana Menteri India Narendra Modi, dan PM Jepang Sanae Takaichi juga menegaskan posisi strategis Indonesia dalam kancah diplomasi global.

Baca Juga:  Trump: Dukung Serangan Israel, Usulkan Pemindahan Gaza

KTT G20 di Afrika Selatan menjadi momen konsensus penting terkait kebijakan ekonomi dan sosial global, khususnya dalam upaya pemulihan pasca-pandemi serta memperkuat ketahanan pangan dan energi berkelanjutan. Dalam konteks ini, peran Indonesia sebagai salah satu negara anggota G20 sangat vital, apalagi dengan penunjukan Gibran sebagai Wakil Presiden RI yang menjalankan agenda diplomasi internasional secara aktif dan progresif. Gibran sendiri merupakan figur politik yang relatif baru, sekaligus putra Presiden Joko Widodo, sehingga momen ini juga menjadi langkah penting dalam pembentukan profilnya di panggung dunia.

Kerja sama Indonesia-Jerman yang sudah berlangsung lama kini menemukan momentum baru melalui dialog terbuka di forum G20. Jerman, sebagai salah satu kekuatan ekonomi utama Eropa, menawarkan potensi investasi dan transfer teknologi yang besar bagi Indonesia, terlebih dalam pengembangan energi bersih dan teknologi digital yang menjadi fokus utama pemerintah Indonesia saat ini. Kedua pihak sepakat untuk melanjutkan komunikasi intensif guna merumuskan proyek konkret yang mendukung kedua negara sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai hub ekonomi digital di Asia Tenggara.

Berikut ini tabel perbandingan fokus kerja sama Indonesia-Jerman yang dibahas dalam pertemuan Gibran-Lars Klingbeil di KTT G20:

Area Kerja Sama
Indonesia
Jerman
Tindak Lanjut
Energi Terbarukan
Pengembangan energi surya dan bioenergi
Investasi teknologi energi bersih
Proyek pilot di wilayah Indonesia timur
Digitalisasi Ekonomi
Implementasi QRIS Nasional
Teknologi FinTech dan sistem pembayaran digital
Kolaborasi pengembangan platform digital inklusif
Ketahanan Pangan
Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Dukungan teknologi agrikultur modern
Transfer teknologi pertanian presisi
Investasi dan Ekonomi
Peningkatan akses pasar dan iklim investasi
Penguatan hubungan ekonomi bilateral
Forum bisnis bersama dan seminar investasi
Baca Juga:  Kemlu Fasilitasi Pemulangan 13 Nelayan Ditahan Thailand

Potensi dampak langsung dari pertemuan ini adalah peningkatan volume investasi Jerman ke Indonesia, terutama di sektor teknologi rendah karbon dan ekonomi digital. Secara lebih luas, diplomasi yang dijalankan Gibran memperkuat posisi Indonesia dalam pembahasan isu global dan publikasi internasional sebagai negara yang aktif menawarkan solusi inovatif menghadapi berbagai persoalan dunia. Langkah-langkah konkret berikutnya akan melibatkan berbagai kementerian Indonesia serta badan usaha milik negara, dan tentunya berkoordinasi erat dengan Kedutaan Besar Jerman di Jakarta.

Sejalan dengan itu, Gibran dijadwalkan untuk melaporkan hasil pertemuan ini secara langsung kepada Presiden Prabowo Subianto sebagai bagian dari agenda kabinet gabungan Kabinet Prabowo-Gibran. Pemerintah menyiapkan rencana aksi lanjutan dalam memperkuat kerja sama bilateral yang tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi, namun juga berkontribusi secara signifikan pada stabilitas ketahanan pangan dan inklusi sosial.

KTT G20 yang masih berlanjut akan semakin mengukuhkan peran Indonesia yang kini aktif ambil bagian dalam pembahasan isu pekerjaan layak, tata kelola ekonomi yang berkelanjutan, dan kerja sama internasional. Posisi Gibran sebagai Wakil Presiden RI memungkinkan Indonesia menampilkan wajah baru dalam diplomasi global, dengan pendekatan yang menggabungkan inovasi teknologi dan kepedulian sosial sebagai landasan utama pengembangan kerja sama internasional.

Wakil Presiden Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, bersama Wakil Kanselir Jerman Lars Klingbeil di KTT G20 Johannesburg telah mengangkat peluang kemitraan strategis baru melalui kerja sama ekonomi dan teknologi, serta fokus pada isu ketahanan pangan global. Momentum ini menggarisbawahi peranan Indonesia yang semakin diperhitungkan di forum internasional dan menunjukkan arah baru diplomasi Indonesia di era kepemimpinan Kabinet Prabowo-Gibran.

Tentang Raditya Mahendra Wijaya

Avatar photo
Analis pasar keuangan dengan keahlian dalam instrumen investasi Indonesia yang menulis tentang IHSG, emas, dan strategi keuangan untuk berbagai tingkat investor.

Periksa Juga

Indonesia Bergabung Board of Peace Trump, Dukung Rekonstruksi Gaza

Indonesia resmi masuk Board of Peace mantan Presiden Trump, fokus kemanusiaan dan rekonstruksi Gaza. Dukungan nyata untuk perdamaian dan stabilitas ka