PAM Jaya Raih Dua Penghargaan Akses Air Bersih Jakarta 2025

PAM Jaya Raih Dua Penghargaan Akses Air Bersih Jakarta 2025

BahasBerita.com – PAM Jaya baru-baru ini berhasil meraih dua penghargaan bergengsi yang mengapresiasi akselerasi akses air bersih di DKI Jakarta. Penghargaan tersebut menegaskan komitmen PAM Jaya dalam mendukung target universal akses air bersih yang dicanangkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan target pencapaian pada tahun 2025. Langkah ini menjadi bukti nyata peningkatan kualitas layanan dan infrastruktur distribusi air bersih yang dilakukan oleh perusahaan daerah tersebut.

Penghargaan pertama yang diraih PAM Jaya berasal dari lembaga penghargaan lingkungan nasional yang mengakui inovasi dan efektivitas program percepatan akses air bersih di perkotaan. Sementara itu, penghargaan kedua diberikan oleh pemerintah daerah sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian signifikan dalam memperluas cakupan layanan air minum yang layak bagi masyarakat Jakarta. Kedua penghargaan ini menegaskan pengakuan resmi atas peran sentral PAM Jaya sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam pengelolaan air bersih dengan pendekatan yang semakin ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Data terbaru menunjukkan PAM Jaya telah berhasil memasok akses air bersih kepada lebih dari 85% penduduk Jakarta, angka yang menunjukkan peningkatan pesat dibanding beberapa tahun sebelumnya. Strategi utama yang diterapkan meliputi pengembangan infrastruktur jaringan perpipaan, peningkatan kapasitas instalasi pengolahan air, dan penggunaan teknologi monitoring distribusi real-time untuk meminimalkan kehilangan air (non-revenue water). Selain itu, program edukasi masyarakat mengenai pemanfaatan air bersih yang efisien juga menjadi bagian dari upaya PAM Jaya untuk meningkatkan kesadaran sekaligus mengoptimalkan penggunaan air.

Direktur Utama PAM Jaya, dalam pernyataannya, menyatakan, “Penghargaan ini adalah pengakuan atas kerja keras seluruh tim PAM Jaya bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan kuantitas layanan air bersih demi mendukung kehidupan masyarakat Jakarta yang lebih sehat dan layak.” Pernyataan tersebut juga didukung oleh Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta yang menambahkan, “Pencapaian ini memperlihatkan sinergi positif humas pemerintah daerah dan BUMD dalam mewujudkan target akses air bersih universal yang selaras dengan SDG.”

Baca Juga:  Penunjukan Kuntadi Kepala BPA 2025: Strategi Pemulihan Aset Negara

Penyediaan air bersih di Jakarta menghadapi berbagai tantangan, mulai dari pertumbuhan populasi yang pesat, kondisi geografis yang kompleks, hingga tekanan pencemaran lingkungan. Saat ini, cakupan akses air bersih di Jakarta mengalami peningkatan signifikan namun masih dibutuhkan usaha optimal agar seluruh wilayah terutama di kawasan permukiman padat dapat memperoleh pasokan air berkualitas. Penghargaan yang diterima PAM Jaya sekaligus menjadi tolok ukur keberhasilan dalam memenuhi standar kualitas air minum yang mengacu pada regulasi nasional dan rekomendasi internasional.

Sejalan dengan target Sustainable Development Goals (SDG) nomor 6 yang mengusung akses air bersih dan sanitasi layak untuk semua, PAM Jaya menempatkan inovasi layanan serta pembangunan infrastruktur sebagai prioritas utama. Hal ini sejalan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang mengalokasikan anggaran signifikan untuk proyek pengembangan jaringan air bersih serta kolaborasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk lembaga lingkungan dan komunitas masyarakat.

Indikator
Data 3 Tahun Terakhir
Target 2025
Status Saat Ini
Cakupan Akses Air Bersih (%)
75% → 81% → 85%
100%
85%, on track
Non-Revenue Water (%)
35% → 30% → 25%
15%
25%, perbaikan berkelanjutan
Kualitas Air Minum
Standar Nasional
Standar Nasional & WHO
Sesuai Standar

Tabel di atas menggambarkan kemajuan signifikan PAM Jaya dalam pemenuhan target universal akses air bersih, terutama pengurangan kehilangan air dalam distribusi dan peningkatan cakupan layanan. Hal ini juga mencerminkan peningkatan kualitas air minum yang memenuhi standar yang ditetapkan pemerintah serta rekomendasi World Health Organization (WHO).

Dampak penghargaan yang diterima PAM Jaya tidak hanya memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan air bersih, tetapi juga berpotensi menarik investasi dan dukungan kebijakan baru. Keberhasilan ini diharapkan akan mendorong peningkatan inovasi teknologi distribusi dan pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan. PAM Jaya merencanakan pendekatan kolaboratif yang lebih luas dengan stakeholder, termasuk pengembangan infrastruktur berbasis teknologi pintar untuk mendukung distribusi air bersih yang lebih efisien.

Baca Juga:  Gempa Magnitudo 4,5 Simeulue Aceh: Analisis Terbaru dan Imbauan BMKG

Selanjutnya, PAM Jaya berkomitmen melanjutkan pembangunan jaringan baru, optimalisasi sumber daya air tanah dan permukaan, serta memperkuat program edukasi konsumsi air bersih di kalangan warga. Rencana ini juga melibatkan peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan kerja sama lintas sektor untuk menciptakan solusi yang adaptif terhadap perubahan iklim dan tekanan urbanisasi di Jakarta.

Dengan pengakuan resmi dan capaian yang semakin mendekati target universal, PAM Jaya menegaskan perannya sebagai garda terdepan dalam memberikan layanan air bersih yang berkualitas dan merata bagi seluruh warga Jakarta. Keberlangsungan program ini diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi kesehatan publik, lingkungan, dan pembangunan kota yang berkelanjutan di ibu kota.

Tentang Raden Prabowo Santoso

Raden Prabowo Santoso adalah Jurnalis Senior dengan lebih dari 12 tahun pengalaman dalam peliputan sektor fintech dan teknologi keuangan di Indonesia. Ia meraih gelar Sarjana Ilmu Komunikasi dari Universitas Padjadjaran pada 2010 dan memulai karirnya sebagai reporter di media nasional terkemuka. Sejak 2015, Raden fokus mengulas inovasi fintech, regulasi OJK, serta tren pembayaran digital yang mendorong inklusi keuangan. Karya jurnalistiknya telah dipublikasikan di berbagai platform berita terkem

Periksa Juga

Bayi 9 Bulan Probolinggo Terlantar di RS Malaysia, Ini Kronologinya

Bayi perempuan 9 bulan asal Probolinggo dirawat intensif di RS Johor Malaysia. Pemerintah dan KJRI bantu pulangkan, pastikan perlindungan dan pendampi