Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin sukses tembus 18 besar ranking dunia BWF 2026. Prestasi ini mengukuhkan posisi ganda putra Indonesia di kancah inte

Raymond Joaquin Naik Peringkat 18 Besar BWF 2026

BahasBerita.com – Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin mencatatkan prestasi gemilang dengan menembus peringkat 18 besar ranking dunia BWF setelah sukses meraih posisi runner-up di Indonesia Masters 2026. Keberhasilan ini menjadi tonggak penting dalam karier keduanya, sekaligus mengangkat nama ganda putra Indonesia di kancah bulu tangkis internasional. Dengan raihan poin 52.830, mereka berhasil melewati sejumlah pasangan tangguh dan membuka peluang besar di turnamen-turnamen mendatang, termasuk Thailand Masters 2026.

Perjalanan Raymond dan Joaquin sepanjang tahun ini menunjukkan tren positif yang konsisten. Setelah menjuarai Australia Open 2025, yang menjadi momentum awal kenaikan mereka, kedua atlet ini terus menunjukkan performa stabil di berbagai turnamen tingkat dunia. Dari berbagai kompetisi BWF World Tour, mereka berhasil mengumpulkan poin signifikan yang membawa mereka naik dari posisi 23 ke peringkat 18 dunia. Data resmi BWF mencatat bahwa konsistensi performa mereka, khususnya di turnamen Super 500 dan Super 300, menjadi faktor utama lonjakan tersebut.

Posisi baru di ranking BWF membawa dampak strategis bagi Raymond/Joaquin. Peringkat 18 dunia merupakan pencapaian tertinggi sepanjang karier mereka dan menjadi indikator perkembangan pesat ganda putra Indonesia di tengah persaingan ketat. Mereka kini berada di bawah bayang-bayang ganda putra Indonesia lainnya seperti Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana yang juga mendominasi papan atas ranking dunia. Posisi tersebut berimplikasi pada undian pertandingan di turnamen besar, memberikan peluang lebih baik untuk lolos ke babak utama tanpa bertemu pasangan unggulan terlalu awal.

Menghadapi Thailand Masters 2026, Raymond dan Joaquin sudah mempersiapkan diri dengan matang. Mereka dijadwalkan bertemu pasangan Taiwan, Chen Cheng Kuan dan Lin Bing-Wei, dalam babak awal kompetisi. Pelatih tim nasional PBSI menyatakan, “Raymond dan Joaquin menunjukkan kesiapan mental dan fisik yang baik untuk mempertahankan atau bahkan meningkatkan ranking mereka.” Namun, tantangan tetap ada, termasuk risiko cedera dan tekanan kompetisi yang tinggi di turnamen Super 500 ini. Strategi permainan yang adaptif dan kesiapan psikologis menjadi kunci utama agar mereka mampu tampil maksimal.

Baca Juga:  UIN Sunan Gunung Djati Juara Campus League Nationals 2025

Dukungan dari PBSI dan komunitas bulu tangkis Indonesia turut memperkuat semangat pasangan muda ini. Ketua PBSI memberikan apresiasi terhadap perkembangan pesat Raymond/Joaquin, mengingat mereka merupakan bagian dari regenerasi ganda putra yang diharapkan mampu melanjutkan kejayaan bulu tangkis Indonesia di level dunia. Pakar bulu tangkis nasional juga memberikan prediksi positif, mengingat pengalaman mereka di turnamen besar sebelumnya seperti Australia Open dan Indonesia Masters, yang membentuk karakter juara. Suporter dan media lokal pun terus memberikan dukungan penuh, memperkuat motivasi kedua atlet untuk terus berprestasi.

Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin kini menjadi simbol kebangkitan ganda putra Indonesia. Dengan prestasi yang semakin menonjol, mereka berpotensi mengisi kekosongan prestasi di level elit dunia yang sempat didominasi oleh generasi sebelumnya. Proyeksi ke depan menunjukkan bahwa jika konsistensi dan peningkatan kualitas permainan terus terjaga, mereka dapat menembus posisi 10 besar ranking dunia BWF. Target ini menjadi fokus utama sepanjang kalender turnamen 2026, sebagai persiapan menghadapi kompetisi tingkat Super 750 dan Super 1000 yang lebih bergengsi.

Turnamen
Prestasi Raymond/Joaquin
Poin BWF
Ranking Sebelum
Ranking Setelah
Australia Open 2025
Juara
15.000
30
23
Indonesia Masters 2026
Runner-up
13.000
23
18
Total Poin Tahun 2025-2026
52.830

Tabel di atas menunjukkan perkembangan signifikan poin dan ranking Raymond/Joaquin berdasarkan hasil turnamen besar yang diikuti. Pencapaian ini tidak hanya mengukuhkan posisi mereka di ranking dunia, tetapi juga memberi gambaran kesiapan mereka menghadapi tantangan yang lebih berat di turnamen mendatang.

Dengan dukungan penuh dari PBSI serta berbagai pihak dalam komunitas bulu tangkis, Raymond dan Joaquin diyakini mampu mempertahankan momentum positif ini. Keberhasilan mereka di Indonesia Masters 2026 sekaligus menjadi sinyal bagi dunia bulu tangkis bahwa regenerasi ganda putra Indonesia berjalan dengan baik. Selanjutnya, turnamen Thailand Masters 2026 akan menjadi ajang pembuktian lanjutan atas kualitas dan konsistensi performa mereka dalam menembus level elit dunia bulu tangkis.

Baca Juga:  Bos Yamaha Puji Antusiasme MotoGP Mandalika 2025 Indonesia

Peningkatan prestasi Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin tidak hanya meningkatkan nama Indonesia di kancah internasional, tetapi juga memberikan harapan baru bagi para pecinta bulu tangkis tanah air. Dengan fokus dan persiapan matang, keduanya berpotensi membawa pulang gelar dan mendulang poin penting yang akan menentukan posisi mereka dalam ranking BWF mendatang. Hal ini sekaligus memperkuat posisi ganda putra Indonesia dalam persaingan global sepanjang tahun 2026.

Tentang Naufal Rizki Adi Putra

Naufal Rizki Adi Putra merupakan feature writer berpengalaman dengan spesialisasi dalam bidang olahraga. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia pada tahun 2012, Naufal mengawali kariernya sebagai reporter olahraga pada 2013 dan kemudian berfokus pada penulisan feature yang mendalam sejak 2017. Selama lebih dari 10 tahun aktif di industri media, ia telah menulis puluhan artikel feature yang mengupas berbagai aspek olahraga, termasuk sepak bola, bulu tangkis, dan olahraga tradisional Indone

Periksa Juga

Krisis Sriwijaya FC 2026: Kebobolan 28 Gol & Masalah Finansial

Sriwijaya FC alami krisis performa 2026, kebobolan 28 gol akibat masalah finansial dan keterlambatan gaji pemain. Analisis lengkap dampak dan solusi.