Kronologi Lengkap Pria Meninggal Jatuh dari Lantai 6 Kampus Widyatama

Kronologi Lengkap Pria Meninggal Jatuh dari Lantai 6 Kampus Widyatama

BahasBerita.com – Seorang pria ditemukan meninggal dunia setelah terjatuh dari lantai enam gedung kampus Universitas Widyatama di Bandung. Insiden tragis ini terjadi baru-baru ini, dan hingga kini pihak kampus bersama kepolisian Bandung tengah melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap penyebab kejadian tersebut. Korban langsung mendapatkan pertolongan pertama oleh tenaga medis dan petugas keamanan kampus, namun nyawanya tak tertolong di lokasi kejadian.

Peristiwa ini berlangsung di area lantai 6 gedung utama kampus Widyatama, yang merupakan salah satu fasilitas utama universitas tersebut. Sejumlah saksi mata, termasuk mahasiswa dan dosen yang sedang berada di sekitar lokasi, melihat kejadian secara langsung. Menurut keterangan mereka, pria tersebut tiba-tiba terdorong atau melompat dari ketinggian di sudut koridor lantai enam. Upaya evakuasi segera dilakukan oleh petugas SAR yang datang bersama ambulans kampus dan tenaga medis yang berada di lokasi, namun pria tersebut sudah menunjukkan tidak ada tanda-tanda kehidupan saat ditemukan.

Pihak kampus Universitas Widyatama menyampaikan bahwa mereka sangat prihatin atas kejadian yang menimpa civitas akademika tersebut. “Kami sedang berkoordinasi secara intens dengan kepolisian Bandung untuk mempercepat proses investigasi. Kami juga sudah mengaktifkan protokol penanganan darurat bagi mahasiswa dan staf yang terdampak,” ujar Humas Universitas Widyatama. Sementara itu, kepolisian Bandung memastikan bahwa pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan bukti serta keterangan saksi untuk menentukan apakah insiden ini merupakan kecelakaan atau tindakan bunuh diri. “Kami menegaskan bahwa investigasi berlangsung objektif, dan penyebab pasti akan diumumkan setelah seluruh data lengkap,” kata seorang petugas kepolisian.

Dalam laporan tenaga medis yang memberikan pertolongan pertama, korban dinyatakan mengalami luka serius akibat benturan dari ketinggian yang cukup tinggi. “Korban ditemukan dalam kondisi tidak sadar dengan banyak luka terbuka akibat jatuh bebas dari lantai enam. Upaya medis diberikan sesuai prosedur darurat, namun nyawanya tidak bisa diselamatkan,” jelas Kepala Unit Kesehatan Kampus Widyatama.

Baca Juga:  HUT 61 Golkar: Ziarah Kalibata & Wayang Kulit, Makna Nasionalisme

Universitas Widyatama sendiri merupakan institusi pendidikan tinggi yang berlokasi di pusat kota Bandung, dengan fasilitas gedung bertingkat yang biasa digunakan oleh ribuan mahasiswa setiap harinya. Gedung lantai enam tempat kejadian merupakan area akademik utama yang juga dilengkapi dengan fasilitas keamanan dan pengawasan. Meski begitu, saat ini keamanan kampus kembali menjadi perhatian khusus menyusul insiden ini. Menurut beberapa sumber internal, kampus sedang meninjau ulang protokol keselamatan yang mencakup pengawasan area tinggi, pemasangan pagar pembatas tambahan, serta peningkatan pelatihan respon darurat untuk tenaga keamanan kampus.

Kasus jatuh dari ketinggian di lingkungan perguruan tinggi bukan hal yang sering terjadi, namun dampaknya cukup signifikan pada kenyamanan dan psikologis komunitas kampus. Data historis dari kepolisian Bandung menunjukkan bahwa insiden serupa di area kampus biasanya melibatkan faktor kecelakaan atau gangguan mental, sehingga investigasi mendalam diperlukan agar tidak menimbulkan spekulasi di masyarakat mahasiswa dan keluarga korban. Sementara itu, layanan kesehatan kampus juga telah menyiapkan program konseling dan pendampingan trauma bagi saksi dan mahasiswa yang terdampak secara emosional.

Faktor Kejadian
Keterangan
Tindakan
Lokasi
Lantai 6 gedung utama kampus Universitas Widyatama, Bandung
Olah TKP oleh polisi, pengamanan area
Korban
Seorang pria, identitas belum dipublikasikan resmi
Pertolongan medis dan evakuasi oleh petugas SAR dan ambulans kampus
Saksi Mata
Mahasiswa dan dosen yang berada di lokasi kejadian
Keterangan dikumpulkan untuk investigasi
Penyebab
Masih diselidiki; kemungkinan kecelakaan atau bunuh diri
Investigasi intensif oleh kepolisian Bandung
Penanganan
Protokol darurat kampus diaktifkan, layanan kesehatan disiapkan
Konseling trauma untuk civitas akademika

Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran baru tentang keamanan di lingkungan kampus Widyatama, terutama terkait pengawasan area- area berisiko seperti lantai tinggi. Pihak universitas berkomitmen untuk melakukan evaluasi menyeluruh dan menetapkan langkah antisipasi yang lebih ketat agar insiden serupa tidak terulang kembali. Dalam waktu dekat, kampus juga berencana mengadakan sosialisasi protokol keselamatan dan memperkuat peran petugas keamanan di setiap lantai.

Baca Juga:  Truk Tronton Seruduk Gerbang Tol Cikamuning: Kronologi & Penanganan

Polisi Bandung menegaskan bahwa semua pihak diharapkan bersabar dan menyerahkan proses investigasi kepada aparat berwenang agar dapat diketahui fakta sebenarnya secara lengkap dan akurat. Pihak kampus pun mengimbau seluruh mahasiswa dan sivitas akademika untuk tidak mudah terpancing spekulasi serta menjaga ketenangan sambil menunggu informasi resmi. Pendampingan psikologis bagi mahasiswa yang mengalami stres akibat kejadian ini juga menjadi prioritas utama kampus.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya penegakan standar keselamatan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat di institusi pendidikan tinggi. Ke depan, penguatan koordinasi antara layanan kesehatan kampus, petugas keamanan, serta pihak kepolisian diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi seluruh civitas akademika Universitas Widyatama dan lingkungan perguruan tinggi lainnya di Bandung. Investigasi berlanjut dengan harapan dapat mengungkap penyebab pasti insiden tragis ini serta memberikan pelajaran berharga bagi pengelolaan keselamatan mahasiswa dan staf kampus secara komprehensif.

Tentang Raden Wicaksono Putra

Raden Wicaksono Putra adalah seorang News Correspondent berpengalaman dengan fokus khusus pada bidang artificial intelligence (AI). Lulusan Ilmu Komunikasi dari Universitas Indonesia pada tahun 2012, Raden mengawali kariernya di dunia jurnalistik dengan liputan teknologi sejak 2013. Dengan pengalaman lebih dari 10 tahun, ia telah meliput perkembangan AI, termasuk inovasi machine learning, natural language processing, dan robotika di berbagai konferensi internasional. Raden juga dikenal melalui b

Periksa Juga

Bayi 9 Bulan Probolinggo Terlantar di RS Malaysia, Ini Kronologinya

Bayi perempuan 9 bulan asal Probolinggo dirawat intensif di RS Johor Malaysia. Pemerintah dan KJRI bantu pulangkan, pastikan perlindungan dan pendampi