Klarifikasi Paspampres soal Viral Tegur Jurnalis Asing di London

Klarifikasi Paspampres soal Viral Tegur Jurnalis Asing di London

BahasBerita.com – Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) memberikan klarifikasi resmi terkait video yang viral di media sosial, menampilkan seorang anggotanya ditegur oleh jurnalis asing di London saat mengawal kunjungan Presiden Prabowo Subianto. Insiden terjadi pada saat pelaksanaan sterilisasi lokasi pengamanan, di mana anggota Paspampres meminta jurnalis untuk bergeser demi kelancaran protokol pengamanan. Paspampres menegaskan bahwa tindakan anggota tersebut sudah sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP) yang berlaku dan tidak melanggar aturan pengamanan kepala negara.

Kejadian bermula saat Presiden Prabowo Subianto sedang melakukan lawatan kenegaraan di London. Dalam rangka menjaga keamanan dan kelancaran rangkaian acara, Paspampres melakukan sterilisasi area sekitar tempat Presiden berada. Salah satu anggota Paspampres meminta seorang jurnalis asal Inggris untuk memindahkan posisi demi menjaga jarak aman dan mencegah gangguan. Jurnalis tersebut menolak dengan alasan lokasi tersebut merupakan ruang publik yang tidak bisa dibatasi secara ketat. Situasi memanas hingga anggota Paspampres akhirnya memilih mundur setelah ditegur jurnalis.

Asisten Intelijen Danpaspampres, Kolonel Infanteri Mulyo Junaidi, memberikan penjelasan resmi mengenai insiden tersebut. Menurutnya, anggota Paspampres yang bersangkutan bertindak sesuai dengan pedoman pengamanan yang berlaku, termasuk SOP sterilisasi lokasi selama kunjungan kepala negara. “Tidak ada pelanggaran prosedur yang dilakukan oleh anggota kami. Sikap dan ucapan anggota tersebut sudah proporsional dan sejalan dengan instruksi tugas pengamanan,” ujar Kolonel Mulyo. Ia menegaskan bahwa Paspampres tetap berkomitmen menjaga keselamatan Presiden Prabowo Subianto dengan penuh profesionalisme dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Sterilisasi lokasi merupakan hal krusial dalam protokol pengamanan kepala negara, terutama saat kunjungan resmi di luar negeri. Prosedur ini bertujuan menghindari gangguan potensial dan menjaga keselamatan Presiden dari ancaman yang mungkin muncul. Namun, interaksi antara petugas pengamanan dan media di ruang publik kerap menimbulkan tantangan, terutama terkait hak peliputan dan kebebasan bergerak wartawan. Video viral tersebut memicu perdebatan di media sosial, dengan berbagai komentar dari netizen Indonesia dan pengamat keamanan tentang batas kewenangan Paspampres dan hak jurnalis.

Baca Juga:  Penjemputan Paksa Lisa Mariana oleh Polisi di Jakarta Terjadi

Paspampres merespons viralitas video dengan transparansi dan klarifikasi demi menjaga reputasi institusi dan memastikan pemahaman publik yang benar. Menurut Kolonel Mulyo, insiden ini menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki komunikasi antara petugas pengamanan dan media selama kunjungan kenegaraan, agar tidak terjadi kesalahpahaman serupa di masa mendatang. “Kami berterima kasih atas perhatian masyarakat dan media. Kami akan terus meningkatkan SOP pengamanan, terutama dalam konteks kunjungan luar negeri, agar tugas pengamanan berjalan efektif sekaligus menghormati hak peliputan,” tambahnya.

Kejadian ini juga memberikan gambaran pentingnya sinergi antara protokol keamanan dan kebebasan pers dalam konteks diplomasi modern. Pengamanan kepala negara harus berjalan seimbang dengan menjaga citra Indonesia di mata dunia dan mendukung kebebasan pers yang sehat. Evaluasi menyeluruh terhadap SOP Paspampres diharapkan dapat mendukung keberlangsungan tugas pengamanan yang profesional dan humanis, sekaligus mencegah potensi konflik dengan pihak media.

Aspek
Penjelasan
Dampak
Sterilisasi Lokasi Pengamanan
Prosedur menjaga jarak aman di sekitar Presiden selama kunjungan
Mencegah gangguan dan potensi ancaman keamanan
Interaksi Anggota Paspampres dengan Jurnalis
Permintaan bergeser demi sterilisasi, direspons penolakan jurnalis Inggris
Terjadi ketegangan dan viral di media sosial
Klarifikasi Paspampres
Tindakan anggota sesuai SOP, sikap proporsional dan profesional
Menjaga citra institusi dan menjernihkan miskomunikasi
Evaluasi Protokol
Penyesuaian SOP pengamanan dan komunikasi dengan media
Meningkatkan efektivitas pengamanan dan hubungan dengan pers

Dalam konteks hubungan diplomatik Indonesia-Inggris, kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi penyelenggaraan kunjungan kenegaraan selanjutnya. Keberhasilan pengamanan Presiden tidak hanya diukur dari aspek keamanan fisik, tetapi juga dari kemampuan mengelola interaksi dengan media dan publik secara profesional. Paspampres menegaskan bahwa protokol keamanan kepala negara akan terus dikembangkan agar sesuai dengan dinamika tugas di lapangan, terutama saat menghadapi tantangan komunikasi di ruang publik internasional.

Baca Juga:  Tragedi Runtuh Gedung Ponpes Al Khoziny: Update Korban & Evakuasi

Secara keseluruhan, insiden viral anggota Paspampres ditegur jurnalis asing di London menegaskan pentingnya keseimbangan antara tugas pengamanan yang ketat dan penghormatan terhadap kebebasan pers. Klarifikasi resmi Paspampres memperkuat kepercayaan publik terhadap profesionalisme institusi tersebut. Ke depan, langkah evaluasi dan pembaruan SOP diharapkan dapat mencegah konflik serupa dan memperkuat sinergi antara pengamanan Presiden dan aktivitas media, sehingga kunjungan kenegaraan berjalan aman, lancar, dan transparan.

Tentang Arief Pratama Santoso

Arief Pratama Santoso adalah seorang Tech Journalist dengan fokus pada tren teknologi dalam industri kuliner di Indonesia. Lulusan Ilmu Komunikasi dari Universitas Indonesia (2012), Arief telah berkecimpung selama 10 tahun dalam jurnalistik digital, memulai kariernya sebagai reporter teknologi di media nasional ternama. Selama lebih dari satu dekade, Arief telah menulis ratusan artikel yang membahas inovasi kuliner berbasis teknologi, seperti aplikasi pemesanan makanan, teknologi dapur pintar, d

Periksa Juga

Bayi 9 Bulan Probolinggo Terlantar di RS Malaysia, Ini Kronologinya

Bayi perempuan 9 bulan asal Probolinggo dirawat intensif di RS Johor Malaysia. Pemerintah dan KJRI bantu pulangkan, pastikan perlindungan dan pendampi