BahasBerita.com – Infinix secara resmi meluncurkan inovasi keamanan siber berbasis kecerdasan buatan (AI) dengan mengintegrasikan solusi IntelliBron Aman karya PT ITSEC Asia Tbk ke dalam smartphone terbarunya, Infinix NOTE Edge, di pasar Indonesia. Ini merupakan implementasi pertama teknologi keamanan AI secara global pada seri Infinix NOTE dan akan diperluas ke seri NOTE 60. Langkah strategis ini bertujuan memberikan proteksi lebih proaktif terhadap ancaman siber yang kian meningkat di Indonesia, terutama serangan phishing dan scam yang mengancam jutaan pengguna smartphone.
Indonesia kini menjadi salah satu negara dengan jumlah pengguna ponsel pintar terbesar di dunia, mencapai lebih dari 187 juta orang. Namun, tantangan keamanan digital semakin pelik karena sekitar 65 persen pengguna terpapar ancaman scam dan phishing secara mingguan. Kondisi ini mendorong kebutuhan perlindungan yang tidak hanya reaktif, tapi juga mampu mendeteksi dan menghadang ancaman secara real-time. Dalam konteks ini, kolaborasi antara Infinix dan ITSEC Asia menghadirkan solusi yang menggabungkan teknologi AI dengan sistem operasi terbaru XOS 16 guna menciptakan ekosistem smartphone yang lebih aman dan handal bagi pengguna Indonesia.
Infinix mengumumkan kemitraannya dengan PT ITSEC Asia Tbk (CYBR), perusahaan teknologi security yang fokus pada pengembangan solusi AI untuk keamanan siber, sebagai langkah strategis untuk meningkatkan proteksi pengguna. Patrick, perwakilan ITSEC Asia, menyatakan bahwa IntelliBron Aman menggunakan algoritma deteksi ancaman berbasis AI yang mampu mengenali pola serangan phishing, malware, dan scam digital secara otomatis. “Teknologi ini memberikan lapisan perlindungan tambahan yang berjalan di latar belakang perangkat, sehingga pengguna tidak perlu khawatir saat menjalankan aktivitas digital sehari-hari,” ujarnya. Integrasi ini pertama kali diaplikasikan pada Infinix NOTE Edge dengan jaringan 5G+, chipset MediaTek Dimensity 7100, dan sistem operasi XOS 16, lalu akan menyusul pada seri NOTE 60.
Infinix NOTE Edge tidak hanya mengandalkan kecanggihan keamanan, tetapi juga menawarkan performa optimal dengan baterai besar berkapasitas 6500mAh yang mendukung aktivitas mobile tanpa gangguan. Sistem operasi XOS 16 hadir dengan komitmen pembaruan keamanan selama tiga tahun, memastikan perangkat tetap terlindungi terhadap ancaman terbaru. Sergio Ticoalu, Head of Marketing Infinix Indonesia, mengungkapkan bahwa kolaborasi ini bertujuan untuk membangun kepercayaan pengguna terhadap keamanan digital, terutama di pasar smartphone kelas menengah yang sangat kompetitif. “Kami ingin memberikan pengalaman digital yang tidak hanya cepat dan lancar, tetapi juga aman secara menyeluruh,” kata Sergio.
Menurut data resmi dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), serangan phishing dan scam masih menjadi ancaman utama di ranah digital Indonesia, terutama pada perangkat mobile. Risiko ini diperparah oleh kurangnya kesadaran dan pemahaman pengguna terhadap praktik keamanan digital. Oleh karena itu, inovasi IntelliBron Aman menjadi solusi yang sangat relevan dan dibutuhkan. Patrick menambahkan, “Pengguna di Indonesia membutuhkan proteksi yang proaktif dan otomatis, karena tidak semua orang memahami risiko digital secara detail. Teknologi AI memungkinkan perlindungan yang berjalan secara terus-menerus dan adaptif terhadap berbagai modus serangan.”
Integrasi teknologi keamanan AI berbasis deteksi ancaman ini menjadi tonggak penting dalam tren adopsi solusi keamanan canggih di pasar smartphone Indonesia. Dengan semakin meningkatnya transaksi digital dan aktivitas online, perlindungan berbasis AI memungkinkan deteksi dini dan mitigasi risiko secara efektif tanpa mengorbankan kenyamanan pengguna. Ini juga menandai langkah pionir Infinix dalam menggabungkan teknologi AI dan keamanan siber pada perangkat kelas menengah, yang selama ini identik dengan harga terjangkau namun minim fitur proteksi canggih.
Fitur Utama | Deskripsi | Manfaat untuk Pengguna |
|---|---|---|
IntelliBron Aman | Solusi keamanan siber berbasis AI deteksi phishing, malware, dan scam secara real-time. | Perlindungan proaktif tanpa intervensi pengguna, mengurangi risiko serangan digital. |
XOS 16 | Sistem operasi terbaru dengan pembaruan keamanan selama tiga tahun. | Perangkat selalu terlindungi oleh update keamanan terbaru. |
MediaTek Dimensity 7100 | Chipset performa tinggi dengan efisiensi daya mendukung teknologi 5G+. | Pengalaman lancar tanpa kompromi performa dan keamanan. |
Baterai 6500mAh | Kapasitas besar mendukung penggunaan panjang tanpa gangguan daya. | Mendukung proteksi keamanan aktif sepanjang hari. |
Dengan teknologi IntelliBron Aman yang tertanam langsung di perangkat, pengguna Infinix di Indonesia dapat menikmati pengalaman digital yang lebih aman dan nyaman. Perlindungan AI yang berjalan otomatis ini mengurangi risiko serangan phishing dan scam yang marak terjadi di ranah digital Indonesia. Inovasi ini juga memperkuat posisi Infinix sebagai pelopor dalam mengadopsi teknologi keamanan siber canggih di segmen smartphone kelas menengah.
Ke depan, pengembangan teknologi keamanan berbasis AI akan terus diperluas ke model-model Infinix lainnya, khususnya seri NOTE 60 yang juga menjadi fokus pasar utama. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem keamanan digital nasional, seiring dengan meningkatnya kesadaran dan kebutuhan masyarakat akan perlindungan data pribadi dan keamanan transaksi digital. Dengan demikian, kolaborasi antara Infinix dan ITSEC Asia menjadi contoh nyata sinergi teknologi lokal dan global yang memberikan dampak positif pada pengguna di Indonesia.
Pengguna smartphone kini dapat melihat bahwa inovasi keamanan digital berbasis AI bukan lagi fitur tambahan, melainkan kebutuhan utama dalam menjaga keselamatan data dan aktivitas online. Infinix NOTE Edge dengan IntelliBron Aman menjadi bukti nyata bahwa teknologi AI dapat diimplementasikan secara efektif untuk meningkatkan proteksi tanpa mengorbankan kenyamanan dan performa. Ini juga menjadi momentum bagi industri smartphone di Indonesia untuk semakin serius mengadopsi teknologi keamanan canggih demi melindungi jutaan pengguna dari ancaman siber yang terus berkembang.
BahasBerita BahasBerita Informasi Terbaru Seputar Internet
