Manchester United hentikan rekor tak terkalahkan Arsenal dengan gol Cunha menit 87. Analisis lengkap pertandingan Liga Inggris 2025/2026 dan dampaknya

Gol Matheus Cunha Putus Rekor Arsenal di Emirates 2025

BahasBerita.com – Manchester United secara dramatis memutus rekor tak terkalahkan Arsenal di kandang dengan kemenangan 3-2 pada pertandingan Liga Inggris 2025/2026 di Stadion Emirates. Gol penentu yang dicetak Matheus Cunha pada menit ke-87 mengangkat posisi MU ke peringkat keempat klasemen sementara, sekaligus menghentikan dominasi The Gunners yang sebelumnya belum terkalahkan di kandang musim ini. Kemenangan ini menjadi momentum penting bagi Manchester United di bawah arahan pelatih interim Michael Carrick.

Pertandingan berlangsung sangat terbuka dan penuh tekanan sejak menit awal. Arsenal sempat unggul terlebih dahulu melalui gol bunuh diri Lisandro Martinez yang secara tak sengaja mengubah arah bola dan masuk ke gawang sendiri. Namun, Manchester United tidak tinggal diam. Bryan Mbeumo dan Patrick Dorgu tampil impresif dengan mencetak dua gol balasan yang membawa Setan Merah memimpin 2-1. Arsenal berhasil menyamakan skor lewat tendangan jarak jauh Mikel Merino, membuat pertandingan semakin menegangkan.

Puncak ketegangan terjadi ketika Matheus Cunha berhasil menembus pertahanan Arsenal dan melesakkan gol spektakuler menit ke-87 yang menjadi penentu kemenangan. “Arsenal adalah tim kuat dengan pertahanan solid, namun kami bermain dengan semangat tinggi dan memanfaatkan peluang dengan efektif,” ujar Cunha usai pertandingan, menegaskan kebanggaannya menjadi pahlawan kemenangan. Bruno Fernandes turut memberikan kontribusi penting dengan assist krusial pada gol-gol MU, sementara kiper David Raya harus menerima kebobolan tiga kali dalam laga penuh tekanan ini.

Michael Carrick, yang mengemban tugas sebagai pelatih interim Manchester United, mendapat pujian atas perannya mengubah tren negatif tim menjadi kemenangan positif. “Para pemain menunjukkan karakter dan kerja keras luar biasa. Kemenangan ini adalah hasil dari persiapan matang dan semangat juang yang tinggi,” kata Carrick. Di sisi lain, pelatih Arsenal Mikel Arteta mengakui bahwa kekalahan tersebut menjadi pelajaran berharga untuk menjaga konsistensi, terutama di kandang sendiri.

Baca Juga:  Barcelona Gusur Real Madrid: Analisis Klasemen La Liga 2025

Kemenangan Manchester United ini membawa dampak signifikan pada klasemen Liga Inggris musim ini. Arsenal tetap memimpin klasemen dengan 50 poin, namun posisi mereka kini terancam oleh MU yang naik ke peringkat keempat dengan 47 poin. Persaingan menuju gelar juara semakin ketat, mengingat Manchester City dan tim-tim papan atas lain juga terus menunjukkan performa stabil. Dengan jadwal pertandingan berikutnya menghadapi lawan berat, MU berpeluang melanjutkan tren positif yang dapat menentukan nasib mereka di akhir musim.

Rekor tak terkalahkan Arsenal di kandang yang terhenti kali ini menjadi momen penting dalam sejarah Liga Inggris 2025/2026. Sebelumnya, The Gunners mampu mempertahankan rekor tersebut selama beberapa bulan di Emirates Stadium, menciptakan aura kuat bagi lawan yang datang. Kekalahan ini mengingatkan pada peristiwa serupa ketika Arsenal kalah dari Manchester United pada Desember 2021, yang juga menimbulkan efek psikologis mendalam bagi kedua tim.

Secara psikologis, hasil ini memberikan suntikan motivasi besar bagi Manchester United yang tengah berusaha bangkit setelah periode inkonsistensi. Momentum kemenangan di kandang rival berat seperti Arsenal diyakini akan meningkatkan kepercayaan diri para pemain dan mendukung strategi pelatih Carrick untuk mengamankan posisi kompetitif di Liga Inggris. Sebaliknya, Arsenal harus melakukan evaluasi cepat untuk memperbaiki lini pertahanan dan mempersiapkan diri menghadapi tekanan dari para pesaing juara.

Ke depan, laga-laga berikutnya akan menjadi ujian penting bagi kedua tim dalam mempertahankan atau merebut posisi teratas klasemen. Manchester United berpeluang memperkuat posisi mereka dengan memanfaatkan tren kemenangan ini, sementara Arsenal wajib pulih cepat agar tidak kehilangan peluang merebut gelar juara Liga Inggris musim ini. Dinamika persaingan yang semakin ketat dipastikan akan menghadirkan pertandingan seru hingga akhir musim.

Tabel di atas menunjukkan pergerakan klasemen terkini usai pertandingan dramatis antara Manchester United dan Arsenal. Situasi ini menegaskan bahwa persaingan Liga Inggris 2025/2026 semakin sengit dan tidak bisa diprediksi dengan mudah.

Kemenangan Manchester United di Emirates bukan sekadar soal angka di papan skor, melainkan juga menandai perubahan momentum dan daya saing tim dalam perebutan gelar. Keberhasilan Matheus Cunha mencetak gol penentu sekaligus mematahkan rekor Arsenal menjadi sorotan utama dalam perjalanan musim ini. Ke depannya, kemampuan kedua tim untuk menjaga performa terbaik dan mengelola tekanan akan sangat menentukan hasil akhir musim Liga Inggris 2025/2026.

Tentang Dwi Santoso Adji

Dwi Santoso Adji adalah financial writer dengan pengalaman lebih dari 8 tahun khusus dalam bidang investasi. Lulus dari Universitas Indonesia dengan gelar Sarjana Ekonomi, Dwi memulai karirnya sebagai analis pasar modal sebelum beralih ke dunia penulisan finansial pada tahun 2016. Selama karirnya, Dwi telah menulis berbagai artikel dan riset mendalam yang dipublikasikan di media nasional dan platform investasi digital ternama. Kepakarannya mencakup analisa saham, reksa dana, dan strategi investa

Periksa Juga

Krisis Sriwijaya FC 2026: Kebobolan 28 Gol & Masalah Finansial

Sriwijaya FC alami krisis performa 2026, kebobolan 28 gol akibat masalah finansial dan keterlambatan gaji pemain. Analisis lengkap dampak dan solusi.