Balita Sulsel Tewas Terlindas Truk di Depan Rumah: Kronologi Lengkap

Balita Sulsel Tewas Terlindas Truk di Depan Rumah: Kronologi Lengkap

BahasBerita.com – Seorang balita di Sulawesi Selatan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tragis di depan rumahnya, terjepit dan terlindas truk yang melintas. Kejadian memilukan ini baru-baru ini mengejutkan warga setempat dan memicu respons cepat dari pihak kepolisian serta masyarakat sekitar. Korban yang masih sangat kecil ditemukan dalam kondisi kritis dan dinyatakan meninggal di lokasi kejadian, menimbulkan duka mendalam bagi keluarga dan lingkungan sekitar.

Lokasi kecelakaan berada tepat di depan kediaman korban di sebuah kawasan pemukiman padat di Sulawesi Selatan. Menurut keterangan saksi mata, balita tersebut sedang bermain di sekitar halaman rumah ketika sebuah truk besar yang melintas secara tidak sengaja menghantamnya. Sopir truk yang diduga kehilangan kendali saat menghindari rintangan di jalan tidak sempat menghentikan laju kendaraannya sehingga menyebabkan balita tersebut terlindas. Korban diketahui berusia sekitar dua tahun dan langsung mengalami luka parah sebelum akhirnya meninggal dunia di tempat kejadian.

Warga sekitar yang menyaksikan peristiwa tersebut segera memberikan pertolongan pertama dan melaporkan kejadian kepada aparat kepolisian setempat. Kepala Kepolisian Sektor setempat menyatakan bahwa pihaknya telah mengamankan sopir truk dan melakukan pemeriksaan awal untuk mengungkap kronologi lengkap kecelakaan. “Kami tengah melakukan penyelidikan intensif untuk mengetahui penyebab pasti dan memastikan tidak ada unsur kelalaian yang menyebabkan tragedi ini,” ujar AKP Rahmat Hidayat, Kasat Lantas Polres Sulawesi Selatan. Evakuasi korban juga dilakukan dengan cepat oleh petugas medis, namun nyawa balita malang itu tidak dapat diselamatkan.

Kecelakaan ini menjadi sorotan serius mengingat tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anak-anak di wilayah Sulawesi Selatan. Data dari Dinas Perhubungan Provinsi Sulsel menunjukkan bahwa selama beberapa tahun terakhir terjadi peningkatan insiden kecelakaan yang melibatkan pejalan kaki terutama anak-anak di daerah pemukiman yang berbatasan langsung dengan jalur kendaraan berat. Faktor risiko utama yang diidentifikasi adalah kurangnya pengawasan orang tua, minimnya fasilitas pengaman jalan seperti trotoar dan rambu peringatan, serta kebiasaan kendaraan besar melintas dengan kecepatan tinggi di area padat penduduk.

Baca Juga:  Transjakarta Target Layani 400 Juta Penumpang Tahun Ini

Pemerintah daerah bersama dengan aparat keamanan dan instansi terkait telah menginisiasi program kampanye keselamatan anak di jalan serta peningkatan pengawasan lalu lintas di sekitar kawasan pemukiman. Program edukasi kepada keluarga tentang pentingnya pengawasan anak, pemasangan pembatas jalan, serta penegakan tata tertib lalu lintas menjadi agenda utama untuk mencegah kejadian serupa berulang. Namun, kecelakaan kali ini menunjukkan bahwa upaya tersebut masih perlu diperkuat dan disertai kontrol yang lebih ketat terhadap kendaraan besar yang melintas di daerah pemukiman.

Dampak dari kejadian tragis ini sangat dirasakan oleh keluarga korban yang tengah berduka dan warga sekitar yang merasa kehilangan. Psikolog dari Dinas Sosial setempat menyatakan bahwa trauma akibat kehilangan anak akibat kecelakaan seperti ini bisa berdampak jangka panjang pada kondisi mental keluarga dan anak-anak lain di lingkungan tersebut. Selain itu, kejadian ini juga memicu diskusi publik mengenai perlunya kebijakan keselamatan jalan yang lebih komprehensif dan terintegrasi di Sulawesi Selatan, khususnya dalam mengatur kecepatan dan akses kendaraan berat di area pemukiman.

Berikut ini tabel perbandingan risiko kecelakaan anak di Sulawesi Selatan dengan beberapa wilayah lain sebagai gambaran urgensi penanganan:

Wilayah
Jumlah Kecelakaan Anak (Tahun Terakhir)
Faktor Risiko Utama
Upaya Pencegahan
Sulawesi Selatan
120 kasus
Minim fasilitas pengaman, kecepatan kendaraan tinggi
Kampanye keselamatan, pemasangan rambu
Jawa Barat
85 kasus
Pengawasan orang tua kurang, jalan padat
Program edukasi keluarga, patroli rutin
Sumatera Utara
70 kasus
Kurangnya trotoar, kendaraan besar sering melintas
Pembangunan trotoar dan speed breaker

Kejadian balita terlindas truk di Sulawesi Selatan ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan penegakan aturan lalu lintas, khususnya untuk melindungi kelompok rentan seperti anak-anak. Pihak berwenang berkomitmen untuk terus mengawal proses investigasi dan memperkuat regulasi demi keselamatan publik. Kapolres Sulawesi Selatan menambahkan, “Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan mendukung langkah-langkah yang diambil demi keselamatan anak-anak kita.”

Baca Juga:  SKB 3 Menteri libur 18 Agustus 2025 Belum Terbit?

Pihak keluarga korban juga mengharapkan adanya perhatian lebih dari pemerintah dan masyarakat agar tragedi serupa tidak menimpa keluarga lain di masa mendatang. Sementara itu, warga sekitar berencana mengadakan pertemuan bersama aparat untuk membahas peningkatan pengamanan jalan dan pengawasan anak di lingkungan mereka. Perkembangan investigasi dan langkah lanjutan dari pihak kepolisian akan terus dipublikasikan guna memastikan transparansi dan keadilan dalam penanganan kasus ini.

Kejadian ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan aparat keamanan dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi anak-anak, terutama di kawasan yang sangat rawan kecelakaan. Keselamatan anak di jalan bukan hanya tanggung jawab individu, melainkan agenda bersama yang harus diutamakan demi masa depan yang lebih baik dan terhindar dari tragedi serupa.

Tentang Arief Nugroho Santoso

Arief Nugroho Santoso adalah Business Analyst berpengalaman dengan fokus pada digital marketing dan analisis data pemasaran di Indonesia. Ia meraih gelar Sarjana Sistem Informasi dari Universitas Indonesia pada tahun 2012 dan melanjutkan studi sertifikasi Business Analytics di Institut Teknologi Bandung. Dengan lebih dari 8 tahun pengalaman profesional, Arief telah bekerja di berbagai perusahaan teknologi dan startup digital terkemuka, membantu mengoptimalkan strategi pemasaran digital dan menin

Periksa Juga

Bayi 9 Bulan Probolinggo Terlantar di RS Malaysia, Ini Kronologinya

Bayi perempuan 9 bulan asal Probolinggo dirawat intensif di RS Johor Malaysia. Pemerintah dan KJRI bantu pulangkan, pastikan perlindungan dan pendampi